Retorika Klasik
L13Aristoteles · Klasik
Ethos, pathos, logos sebagai tiga pilar persuasi; retorika sebagai seni mencari semua cara persuasi yang tersedia
Kajian Ilmu Komunikasi · Referensi Akademik
Kompilasi teori dari 9 tradisi komunikasi berdasarkan Littlejohn, Foss & Oetzel (2021) Theories of Human Communication Ed. 13, Griffin (2019), Craig (1999), serta khazanah keilmuan komunikasi Indonesia.
15 teori ditampilkan
| # | Nama Teori / Konsep | Tokoh / Sumber | Tradisi | Era | Fokus Utama | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Retorika Klasik | Aristoteles | Retorika | Klasik | Ethos, pathos, logos sebagai tiga pilar persuasi; retorika sebagai seni mencari semua cara persuasi yang tersedia | L13 |
| 2 | Retorika Cicero & Quintilian | Cicero, Quintilian | Retorika | Klasik | Lima kanon retorika: inventio, dispositio, elocutio, memoria, actio; pembicara ideal sebagai 'vir bonus' | L13 |
| 3 | Teori Situasi Retoris | Bitzer | Retorika | 1968 | Wacana lahir dari situasi (exigence) yang menuntut respons retoris; situasi menentukan jenis dan bentuk pidato | L13 |
| 4 | Dramatisme | Burke | Retorika | 1945 | Tindakan manusia dipahami sebagai drama melalui pentad dramatistik: act, scene, agent, agency, purpose | L13 |
| 5 | Retorika Baru & Identifikasi | Burke, Perelman | Retorika | 1950-an | Persuasi modern bekerja melalui identifikasi (consubstantiality) dan audiens universal dalam argumen | L13 |
| 6 | Paradigma Naratif | Fisher | Retorika | 1984 | Manusia adalah makhluk bercerita (homo narrans); koherensi dan ketepatan narasi menentukan kredibilitas | L13 |
| 7 | Fantasy Theme Analysis | Bormann | Retorika | 1972 | Tema fantasi menciptakan kesadaran retoris (rhetorical vision) bersama dalam kelompok | L13 |
| 8 | Visual Rhetoric | Foss, Barthes | Retorika | 1990-an | Citra visual berfungsi sebagai argumen dan instrumen persuasi; retorika melampaui teks verbal | L13 |
| 9 | Invitational Rhetoric | Foss & Griffin | Retorika | 1995 | Komunikasi sebagai undangan dialog setara (offering), bukan dominasi; mengedepankan kesetaraan dan immanent value | L13 |
| 10 | Digital Rhetoric | Lanham, Eyman | Retorika | 2000-an | Persuasi dan produksi makna dalam ruang digital, hiperteks, dan jaringan algoritmik | L13 |
| 11 | Stasis Theory | Hermagoras | Retorika | Klasik | Empat titik perselisihan: fakta (conjecture), definisi, kualitas, dan prosedur (translatio) | L13 |
| 12 | Model Argumen Toulmin | Toulmin | Retorika | 1958 | Struktur argumen: klaim, data, warrant, backing, qualifier, dan rebuttal | L13 |
| 13 | Epideictic Rhetoric | Aristoteles, Perelman | Retorika | Klasik | Pidato pujian/celaan untuk memperkuat nilai dan kohesi komunal; retorika acara seremonial | L13 |
| 14 | Retorika Dekolonial ✦ Baru Ed.13 | Anzaldúa, Pough, Ore | Retorika | 2000-an | Tradisi retorika di luar kanon Barat; suara marjinal, borderlands, dan resistensi epistemik | L13 |
| 15 | Retorika Ekologis ✦ Baru Ed.13 | Corey, Milstein | Retorika | 2010-an | Persuasi lingkungan dan konstitusi identitas manusia-alam melalui wacana publik | L13 |
Aristoteles · Klasik
Ethos, pathos, logos sebagai tiga pilar persuasi; retorika sebagai seni mencari semua cara persuasi yang tersedia
Cicero, Quintilian · Klasik
Lima kanon retorika: inventio, dispositio, elocutio, memoria, actio; pembicara ideal sebagai 'vir bonus'
Bitzer · 1968
Wacana lahir dari situasi (exigence) yang menuntut respons retoris; situasi menentukan jenis dan bentuk pidato
Burke · 1945
Tindakan manusia dipahami sebagai drama melalui pentad dramatistik: act, scene, agent, agency, purpose
Burke, Perelman · 1950-an
Persuasi modern bekerja melalui identifikasi (consubstantiality) dan audiens universal dalam argumen
Fisher · 1984
Manusia adalah makhluk bercerita (homo narrans); koherensi dan ketepatan narasi menentukan kredibilitas
Bormann · 1972
Tema fantasi menciptakan kesadaran retoris (rhetorical vision) bersama dalam kelompok
Foss, Barthes · 1990-an
Citra visual berfungsi sebagai argumen dan instrumen persuasi; retorika melampaui teks verbal
Foss & Griffin · 1995
Komunikasi sebagai undangan dialog setara (offering), bukan dominasi; mengedepankan kesetaraan dan immanent value
Lanham, Eyman · 2000-an
Persuasi dan produksi makna dalam ruang digital, hiperteks, dan jaringan algoritmik
Hermagoras · Klasik
Empat titik perselisihan: fakta (conjecture), definisi, kualitas, dan prosedur (translatio)
Toulmin · 1958
Struktur argumen: klaim, data, warrant, backing, qualifier, dan rebuttal
Aristoteles, Perelman · Klasik
Pidato pujian/celaan untuk memperkuat nilai dan kohesi komunal; retorika acara seremonial
Anzaldúa, Pough, Ore · 2000-an
Tradisi retorika di luar kanon Barat; suara marjinal, borderlands, dan resistensi epistemik
Corey, Milstein · 2010-an
Persuasi lingkungan dan konstitusi identitas manusia-alam melalui wacana publik